The Bruce Rayy Rises

The Bruce Rayy Rises
I'm Batman.............................in your face,nolan!!

WELCOME

Hey Guys,welcome to my blog.
It is not a very good one,but I'm telling you my story here...
it's not a cool one,but you can visit this if you want to know more story about me..

and ..keep this secret please.. :)
Tampilkan postingan dengan label Puisi Saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Saya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Agustus 2012

Guess Who

Di akhir zaman ini
engkau bagaikan api.

mulai meredup,ditunggu mati

Anak cucumu perlahan pergi
berpaling,menjauhi....

ketakutanmu berlayar mendekat
Mendekat..hingga dirinya terlihat

kami kami yang masih berdiri: Tuhanku masih terbuka kah pintu itu?
tibanya saat itu,berilah kami waktu,tu' melunasi, hutang kami padamu

mohon kami,ijinkan kami menjadi saksi,dirinya nanti

mohon kami,kembalikan bentuk kami,ampuni kami

Minggu, 26 Februari 2012

Surat Khairil Anwar kepada H.B. Jassin (1)

                                                                          15 Maret 1943

Jassin,
  Tadi datang.Rumah kosong.Ada menunggu kira-kira sejam.Se-
mentara itu tentu ta' dapat melepaskan tangan dari lemari buku.
Kubawa
  1) H.R.  Hoist, De nieuwe Getroste
  2) H.R.  Hoist, Keur uit de Gedichten
  3) Huizinga, In de schaduw van Morgen
  4) Huizinga, Cultuur Historische Verkenningen
  Maksud datang tentu dapat Jassin menerka .Minta terima kasih
1001 kali.
  Kalau sempat besok datang ke Balai Pustaka.
Jassin,
  Aku tak bertukar.Masih seperti dulu juga lagi.Tapi kalau 10
hari lagi dihukum tentu lemah & jinak.
  Relaas perkaraku akan membuktikan aku ta' bersalah
Apa?!  Disumpahi Eros.
  Kuminta padamu sekali lagi 1001 terima kasih.
  Aku katakan : You are well.


                                                               Ch. Anwar

Selamat Tinggal*

                                     perempuan....

Aku berkaca
Ini muka penuh luka
Siapa punya?

Kudengar seru menderu
--dalam hatiku?--
Apa hanya angin lalu?

Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta

Ah...!!

Segala menebal,segala mengental
Segala tak kukenal

Selamat tinggal...!!!

                                          Chairil Anwar
                                         *versi NA

Cintaku Jauh Di Pulau

Cintaku jauh dipulau,
gadis manis,sekarang iseng sendiri.

Perahu melancar ,bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu,laut terang,tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.

Di air yang tenang,di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta,sambil berkata :
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja."

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau 'ku mati,dia mati iseng sendiri.


                                                          1946,Chairil Anwar

Sabtu, 25 Februari 2012

--dimana?--

Ruang ini...
Tak berpintu-mengurung sepi
Suara itu,nyanyian itu...
Nah kutemukan pintu itu !!


                             M Rayyan

Pupus

Jauh berlabuh,tetap kukayuh
Digarami,direbus,dipanggangi
Kudaki,sudah juga jatuh
Dihembusi angan mimpi,

Ah...!!!

Aku tak peduli !

Kusangkakan menggapai biru
Kulihatkan itu kelabu
Turun juga jangkar itu

Ah...!!!

Ini bukan lautku !

Masih kudengar mereka menyanyi..

--angan mimpi?--

Oh angin yang berhembus...
Hempaskan aku terus
Pupus...


                                               M Rayyan

Jumat, 24 Februari 2012

Kenapaannieya..

Dalam malamku menari,sepiku menyanyi
Anganku mencari,
mencari...
Hingga terlihat kau berdiri tak ingin menemui..
Dalam sepi kuhampiri,hingga ramai kunanti

--?imot--

Angin menghembusi hingga kusadari
Kuharus berlari,
berlari...
Hingga hingga hilang sepi,sendiri


                                                                                                M Rayyan

Senin, 12 Desember 2011

Duniaku Duniamu

Malam yang sunyi,tunjukkan heningmu...
Kembalikan bayang-bayang itu,sebelum lelapku

Bila tiba waktunya,duniaku,duniamu, menerima takdirnya
Dan aku menjadi semakin terlupa
Sumpahku di lain hari padanya

Duniaku,duniamu, akan mengetahui
Bukan mereka yang menemui,janjiku di lain hari

Duniaku menunggu jawabnya,ingatkan padanya restu itu
Sebelum duniamu tahu,angin itu tlah berlalu...


                                                                                      Muhammad Rayyan

Selasa, 06 Desember 2011

Sepiku

Kembali di sunyiku
Terjebak di sepiku
Memanggil ingatanku
Jeritan masa lalu

          Datangkan lagi indahnya
          Yang terlupakan usia
          Yang terpudarkan masa
          Memintaku mengulanginya

Sinisnya dunia tak berdaya
Kelamnya hidup takkan bisa
Melupakanku keindahannya
Karyamu sang pencipta


                                                                               Muhammad Rayyan

Kamis, 01 Desember 2011

Hari

datang dengan cinta
terlupakan indahnya surga
yang tertutupi keindahan dunia
bergunakah penyesalan nantinya?

detik detik terlalui
tumbuh hari demi hari
menetap di hati
hari-hari yang rugi

sadarkah aku?
salahkah aku?
pertanyaan di lain hari
apalah hidup ini

                                                             Muhammad Rayyan

Mr Muhammad Rayyan

Mr Muhammad Rayyan
ehm,,

with my brother :)

with my brother :)
:)

HEY ...it's me!!! :D

HEY ...it's me!!! :D
i'm important :)